Senandung "Membongkar Gurita Cikeas"

Buku Membongkar Gurita Cikeas yang dirilis George di Yogyakarta pada Rabu (23/12) lalu langsung mengundang kontroversi dan protes dari Istana. Dalam bukunya, George mencoba membongkar sumber dana kampanye Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Pemilihan Presiden 2009.
"Itu Fitnah!", seru Presiden tanggapi Kajian buku tersebut. Padahal seharusnya  situasi ini tidak dibawa dalam konteks yang lebih kompleks dikarenakan masih banyak persoalan negeri yang belum terselesaikan dengan baik.

Kalaupun terjadi kebohongan publik, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan timnya harus mampu melakukan bantahan terhadap tuduhan dalam buku 'Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Century' karya George Junus Aditjondro dengan menunjukkan bukti yang akurat dan sah.

Selain Kontroversi tersebut, ada indikasi pelarangan peredaran 'Gurita Cikeas' yang semakin menegaskan bahwa ada Labirin yang dirasa beberapa kalangan sebagai upaya mendikte publik untuk diam dan tidak menanggapinya. Meskipun Buku 'Membongkar Gurita Cikeas: Di Balik Skandal Bank Century' ini sendiri pada dasarnya belum diluncurkan secara resmi. Namun alangkah baiknya pemerintah tidak memiliki kebijakan pelarangan beredarnya buku tersebut. Peluncuran baru dilakukan secara terbatas di Yogyakarta. Rencananya, peresmian digelar pada Rabu (30/12) besok di Doekoen Cafe, Graha Permata Pancoran, Blok A, Pancoran, Jakarta. Sejauh ini, memang masih sangat sulit mendapatkan buku ini di pasaran.
0 Responses